Selasa, 20 Mei 2008

Rumah biru

Waktu itu sempat sedikit cerita tentang 'perdiping' = proyek belakang rumah (yang sebenarnya aku juga gak ngerti arti kata sebenarnya apa hehehe) gpp deh itu bahasa ponorogoan kali hehehe.

Awal pindah ke rumah ini Cintoku pernah bilang, kayaknya tanah belakang rumah tuh boleh juga ya kita gantiin, (yang waktu itu bener2 gak aku tanggapin blass) lha wong tanah cuma seuprit kok. Waktu berlalu setelah 3 th kita menempati rumah ini , tapi mungkin krn keyakinan cintoku juga kali ya, suatu hari tiba2 yg punya rumah datang n nawarin tanah itu untuk kita gantiin. Ternyata mimpi itu bisa jadi kenyataan ya.... (jadi inget cerita tentang kata2 yang positif dan baek)

Niat awalnya kita cuma mo bikin garis batas yang jelas untuk pemisah saja, eh ternyata ngelantur juga kemana2, dan Alhamdulillah semua berjalan lancar berkat tambahan dari hasil jualan si "Bubu" juga hehehe, akhirnya setelah tepat 3 bulan proyek besarku ditahun ini selesai juga.



Sekarang anak2 lagi seneng bermaen diatas, duh senengnya neta ma filko tiap sore mainan disana. Neta menyebutnya dengan rumah biru. Dan akhirnya kesampaian juga keinginanku buat punya lahan hijau yang lebih luas untuk nanam anggrek tanah. (dah lama banget lhoo pingin nanam ini hehehe)

Tidak ada komentar: